Konvergensi Telekomunikasi dan Informasi

MENYONGSONG ERA KONVERGENSI TELEKOMUNIKASI
DAN INFORMASI

Latar Belakang
Telekomunikasi kini bergeser menjadi salah satu kebutuhan primer. Peranannya dalam pembangunan peradaban umat manusia pun tidak bisa diabaikan. Kualitas kehidupan suatu bangsa pun salah satu parameternya adalah kemajuan teknologi telekomunikasi bangsa tersebut. Hal ini dikarenakan perkembangan teknologi telekomunikasi yang terus-menerus berkembang sampai saat ini dan dimasa-masa yang akan datang.
Kebutuhan Indonesia terhadap telekomunikasi semakin lama semakin bertambah. Kebutuhan akan telekomunikasi di masa datang pun akan semakin kompleks. Hal ini merupakan sesuatu hal yang tidak bisa dihindari karena berkaitan dengan paradigma masyarakat yang juga terus berkembang mengenai telekomunikasi itu sendiri. Jika pada masa-masa sebelum ini masyarakat memandang penyampaian informasi utama adalah melalui voice, maka ke depannya terdapat tanda-tanda bahwa informasi dengan bentuk lain akan semakin dominan menjadi substitusi komunikasi voice. Penyampaian informasi lain tersebut dapat berbentuk komunikasi data, teks, gambar, video dan lain-lain. Hal ini tidak lain karena komunikasi voice saja tidak bisa mengakomodir tuntutan masyarakat akan kecepatan, keakuratan, dan kompleksitas.
Sebagai komponen utama dalam pembangunan, paradigma masyarakat hendaknya menjadi perhatian utama bagi para stakeholder dalam mengelola sektor telekomunikasi nasional. Sektor industri dan pemerintah harus segera tanggap dalam menghasilkan produk (industri) dan regulasi (pemerintah) yang reliable berkaitan dengan kebutuhan itu.
Kondisi Telekomunikasi Indonesia Saat Ini
Sebagian besar infrastruktur telekomunikasi Indonesia saat ini masih menggunakan metode circuit switching network dalam menghubungkan antara satu pemakai jasa telekomunikasi dengan pemakai lainnya. Teknologi ini menghubungkan satu kanal sambungan telepon dengan kanal yang lain, atau dari satu frekuensi dengan frekuensi yang lain. Teknologi ini memang menjamin keandalan dalam berkomunikasi satu sama lain, namun implikasinya, teknologi ini memerlukan cost yang tinggi baik dalam operasional maupun modal infrastruktur. Selain itu, teknologi ini juga tidak efisien, menghambur-hamburkan sumber daya frekuensi yang dipakai sehingga pengguna telekomunikasi pun dibatasi dengan ketersediaan frekuensi yang dialokasikan. Kekurangan lain teknologi ini adalah tidak bisa dikembangkan menjadi layanan-layanan kreatif, kalaupun bisa memerlukan waktu yang relatif lama karena tingkat kesulitan yang tinggi.
Metode lain dalam berkomunikasi adalah metode packet switching. Metode ini membagi resource yang digunakan dalam berkomunikasi menjadi paket-paket yang memiliki ukuran tertentu, untuk kemudian paket tersebut dikirimkan ke alamat yang dituju. Keunggulan teknologi ini adalah mengatasi kelemahan-kelemahan yang ditimbulkan oleh metode circuit switching. Metode inilah yang akan menjadi cikal bakal konvergensi antara IT dan Telekomunikasi
Sekilas konvergensi IT dan Telekomunikasi
Konvergensi adalah bersatunya layanan telekomunikasi, teknologi informasi, dan penyiaran, dimana penyelenggaraan jasa telekomunikasi merupakan kegiatan penyediaan atau pelayanan jasa telekomunikasi yang memungkinkan terselenggaranya telekomunikasi melalui media apa saja, termasuk TV, siaran, radio dan multimedia.
Jaringan yang konvergen memiliki ciri-ciri tertentu yang membedakan dengan jaringan yang sebagian besar ada saat ini, ciri-ciri tersebut adalah :
1. Jaringan transport dan akses semua berbasis IP atau packet switching network.
2. Aplikasi/layanan terpisah dengan jaringan transport yaitu terletak di device masing-masing.
3. Jaringan terbuka sehingga memungkinkan setiap orang untuk terhubung dengan jaringan secara cepat.
4. Jaringan broadband, yaitu penggunaan medium yang memiliki bandwidth saluran yang besar sehingga mempunyai kualitas yang tinggi.
5. Jaringan bisa diakses dari mana saja dan kapan saja.
Untuk di masyarakat, perbedaan paling mencolok yang bisa dirasakan antara servis konvensional dengan servis konvergen adalah :
1. Informasi yang diperoleh kini bersifat multimedia/konvergen yaitu terintegrasi antara format suara, teks, gambar, video, dan lain-lain.
2. Skema pentarifan saat ini yang berdasarkan waktu dan jarak komunikasi akan menjadi berdasarkan volume pembicaraan (byte).
3. Pada tahap awal pembangunan, kualitas akan terasa lebih buruk dengan teknologi sebelumnya namun akan membaik seiring dengan bertambahnya kapasitas saluran transmisi.
Keuntungan Konvergensi IT dan Telekomunikasi
Sesuai dengan kondisi sosial dan geografis Indonesia saat ini, ada dua hal utama yang menjadi perhatian dalam memenuhi visi telekomunikasi Indonesia yaitu menciptakan masyarakat informasi yang sejahtera. Dua hal tersebut adalah :
1. Tarif telekomunikasi dan informasi.
Data ITU (International Telecommunication Union), lembaga yang mengatur mengenai regulasi telekomunikasi internasional, menyatakan bahwa pada tahun 2005, tarif internet di Indonesia berada pada peringkat 47 di dunia (semakin kecil peringkat semakin murah). Peringkat Indonesia masih di bawah beberapa negara Asean : Singapura (18), Thailand (24), Malaysia (28), dan Vietnam (40). Tarif intenet ini akan mempengaruhi kemampuan masyarakat dalam mengaksesnya. Bukan hanya internet, namun juga tarif beberapa layanan yang dirasa masih memberatkan masyarakat, terutama layanan yang masih berbasiskan circuit switching seperti jasa telepon kabel dan telepon seluler. Dengan adanya konvergensi dalam bidang telekomunikasi dan informasi ini, diharapkan biaya operasional (OPEX) dan infrastruktur (CAPEX) dalam telekomunikasi dan informasi bisa ditekan. Jika hal itu terjadi, maka akan berdampak pada menurunnya biaya telekomunikasi yang harus dibayarkan oleh pengguna dalam hal ini masyarakat.
1. Daya Jangkau
Dengan kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari 17 ribu pulau (6 ribu pulau berpenduduk) dalam area 1.919.440 km2 , pembangunan infrastruktur telekomunikasi memiliki tantangan tersendiri. Infrastruktur telekomunikasi kabel dapat dikatakan kurang efisien dalam menjangkau daerah-daerah terpencil. Pada kuartal pertama tahun 2007 saja terdapat sekitar 8.7 juta satuan sambungan telepon tetap dimana penggunaannya masih didominasi (sekitar 40 %) oleh sepuluh kota besar di Indonesia. Saluran transmisi satelit dan terrestrial dirasa mampu mengatasi masalah yang timbul jika menggunakan transmisi kabel. Sebagai perbandingan, pada kuartal pertama tahun 2007, jumlah pengguna telepon seluler mencapai angka di kisaran 63 juta. Untuk ke depannya angka ini akan terus bertambah dengan cepat sesuai dengan pembangunan infrastrukturnya. Berkaitan dengan konvergensi IT dan telekomunikasi, pesatnya pembangunan infrastruktur seluler di daerah-daerah terpencil akan sangat menguntungkan. Selain dari sisi penggunaan telekomunikasi, layanan-layanan yang berkaitan dengan informasi pun akan dapat didapat dengan cepat. Contohnya adalah layanan internet, konvergensi IT dan telekomunikasi disertai dengan semakin luasnya infrastruktur telekomunikasi menjadikan penggunaan internet di Indonesia pun akan menjadi semakin luas. Jika saat ini penetrasi internet hanya sekitar 9.1 % atau sekitar 20 juta pengguna dan 70 % dari jumlah tersebut berada pada wilayah Jakarta dan sekitarnya, maka kedepannya dengan adanya semakin terintegrasinya IT dan telekomunikasi, jumlah tersebut dapat semakin ditingkatkan dan diperluas ke seluruh wilayah Indonesia.
Selain dirasakan dapat mengatasi kedua masalah utama tersebut, konvergensi IT dan telekomunikasi dapat memberikan perubahan dalam kualitas hidup masyarakat. Beberapa perubahan tersebut diantaranya adalah :
1. Semakin banyak rumah-rumah yang terhubung langsung dengan internet karena sebagian besar aktivitas fisik dapat digantikan dengan aktivitas maya. Penyedia jasa layanan internet service provider akan terintegrasi dengan penyedia layanan telekomunikasi yang memang sudah mapan di pasar.
2. Penggunaan media digital yang semakin menggantikan media cetak. Pemberitaan dengan media digital mampu menyediakan komunikasi duplex (dua arah) antara penyedia berita dengan pembaca berita. Pembaca berita mampu mengkritisi berita yang ada dan dapat dilihat langsung oleh pembaca yang lain. Selain itu, kelebihan media digital dibandingkan dengan media cetak adalah lebih murah karena lebih sedikit menggunakan resource dan lebih mudah untuk daur ulangnya.
3. E-Commerce semakin populer di masyarakat. Transaksi-transaksi dagang akan lebih banyak diselenggarakan melalui jalur on-line dan mobile dengan tingkat security yang semakin tinggi dan aplikasi yang lebih reliable dari sekarang.
4. Penetrasi telepon seluler akan semakin luas dan penggunaannya akan semakin beragam sehingga ketergantungan terhadap device yang seluler dan portable akan semakin tinggi.
Beberapa Hal yang Perlu Dipersiapkan
Konvergensi IT dan telekomunikasi tidak akan bekerja begitu saja. Walaupun mesin penggeraknya adalah harapan masyarakat terhadap telekomunikasi, namun harus ada komponen-komponen pendukung yang harus dipersiapkan agar konvergensi ini tidak menimbulkan masalah baru.
Hal-hal yang perlu dipersiapkan tersebut antara lain :
1. Infrastruktur telekomunikasi.
2. Sumber daya manusia (SDA) yang paham mengenai teknologi terutama mengenai aplikasi dan konten IT.
3. Sosialisasi/pencerdasan terhadap masyarakat luas mengenai penggunaan IT.
4. Regulasi yang mengatur tentang konvergensi IT dan telekomunikasi serta penggunaannya.
Sudah menjadi hal yang lumrah di Indonesia bahwa tidak semua teknologi baru dapat diterima dengan mudah di Indonesia. Contohnya adalah produk 3G yang tidak semeriah diterimanya GSM di masyarakat. Begitu pula dengan adanya konvergensi IT dan telekomunikasi ini, semua stakeholder harus benar-benar memiliki rencana yang tepat dalam melemparkan setiap produknya ke masyarakat sehingga masyarakat dapat dengan mudah menerima.
: Sumber Internet;

~ oleh bobytxt pada 15 Maret 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: